Wanita Dan Bias Emansipasi

Hari ini kita sangat prihatin melihat kiprah para wanita kita. Sosok itu ternyata hampir benar-benar tenggelam atau tenggelam benar oleh keanggunannya. Sebuah fitrah kodrati yang senatiasa membelenggu mereka dan pledoi bahwa pembawaan merekalah seperti itu.

21 april biasanya pasti ramai di televisi, kelahiran Kartini diperingati di pelosok tanah air ini. Kelahiran yang melahirkan sebuah nilai perjuangan wanita Indonesia, disebutlah EMANSIPASI WANITA. Bagi mereka tidak ada peringatan akan kelahirannya, meski mengambil momen hari kelahirannya. Mereka telah menemukan sesuatu dibalik diturunkannya Kartini di muka bumi, jalan hidup hingga ajal menjemputnya. Sementara di sisi lain ada yang mengambil tema diskusi baru ; “Meluruskan Sejarah Kartini” dengan meng-counter pada titik ekstrem bukan Habis Gelap Terbitlah Terang –sejarahnya, tetapi Dari Gelap Menuju Terang. Pergeseran isu 21 april ini sarat muatan idelogisasi, katanya. Benarlah memang, “otak-atik” kata – kata : gelap – terbit – menuju – terang kalau padan-padankan sama saja. Bahwa Kartini mempunyai asal “dunia kegelapan”, Dia berubah dan Dia menemukan “ dunia yang terang”. Tentu membicarakan perbedaan ini tidak menarik lagi. Tentang maksud “dunia terang” macam apa yang didapat Kartini disitulah protes sejarah bagi kaum ideologis. Pertanyannya sekarang, “masih pentingkah kita mendebatkan ; “kemana sebenarnya Kartini berlabuh pada terangnya cahaya itu ?”, seberkas kekuatan pada cahaya perlawanan pada diskrimasi gender yang sering disebut sebagai nafas emansipasi ataukah penemuan ideologi penerang jiwanya ?”. Dua pertentangan ini juga dihadap-hadapkan dalam judul dua buku yang saling dilawankan, permodalan yang tidak main-main dalam mempengaruhi sejarah ini. Read the rest of this entry »

MUKTAMAR KE 7 KAMMI

Tasyakuran MILAD 12 KAMMI MALANG Raya

Kepada Ykh

Seluruh Pengurus Komisariat dan Kader KAMMI Malang Raya

Di Bumi Allah SWT

Assalamualaikum Wr. Wb

Dalam rangka tasyakuran MILAD KAMMI yang ke 12, pengurus KAMMI DAERAH MALANG mengundang seluruh Kader-kader KAMMI SeMalang Raya untuk menghadiri acara Tasyakuran Milad KAMMI yang ke 12. Acara ini akan diadakan pada hari Ahad ( 18 April 2010) Pkl 12.30 – selesai bertempat di gedung Pusat Dakwah UIN MMI Malang.

Acara yang bertema “Muslim Negarawan : Menuju Indonesia Baru, Bersih, Mandiri dan Madani ” akan di isi oleh Taujih Ruhiyah oleh Ustdadz dan Ketua Umum KAMMI selain itu akan ada acara akan napak tilas gerakan KAMMI yang di bawakan oleh para senior-senior/alumni KAMMI.

Tasyakuran ini juga akan dimeriahkan dengan berbagai perlombaan antar komisariat, sebagaimana terlampir. Selain itu juga akan diselenggarakan konsolidasi dan silaturahmi akbar komisariat – KAMDA. Hal ini mengingat sebagian besar pengurus komisariat yang baru terbentuk dan akan segera diadakannya berbagai event besar dan strategis di KAMMI Daerah, seperti konsolodiasi politik menjelang Pemilukada Kabupaten Malang, Launching Program Sambut Mahasiswa Baru, dll.

Besar harapan kami kader-kader KAMMI yang ada di Malang Raya bisa hadir dan memeriahkan acara tersebut

Wassalamu’alaikum Wr Wb

TTD

Humas KAMMI Daerah Malang

Andrik Prastiyono

Read the rest of this entry »

12 tahun sudah Kepal tangan KAMMI menjulang ke angkasa. menorehkan sekian suka. sekian duka. sekian tawa. sekian air mata. sekian kisah dan sekian kesah. di 12 tahun ini, KAMMI terus menerus berusaha untuk tetap eksis dalam blantika pergerakan mahasiswa. Sebuah usaha yang tidak mudah ditengah mahasiswa yang semakin diburu oleh susahnya mencarinya pekerjaan sehingga harus terburu-buru melepas “masa lajangnya” sebagai mahasiswa untuk kemudian menyadang status baru sebagai pencari kerja atau pencipta kerja dinegeri ini.
12 tahun mawar merah kammi mengiringi sejarah negeri. Merahnya terus berusaha merona ditengah guyuran pragmatisme yang kian deras. maka satu dua kader atau dalam bilangan berapapa pun terluka. Terseret arus pragmatisme dan berdalih ini adalah bagian dari perjuangan. Lalu dengan congkaknya bermanuver kedalam dan keluar. Bak politikus yang lihai menebar kebusukan. Maka jika kau robek hatinya, kau temukan itulah sumber kebusukan amalnya.

Read the rest of this entry »

Berikut ini adalah nama – nama kader AB 2 KAMMI Daerah Malang yang lulus sertifikasi dan screening DM 3 KAMMI Jatim 23 – 28 Maret 2010 di Malang *:

1. Andrik Prastyono (UB) –> LULUS

2. Dodie Arief (UMM) –> LULUS

3. Erik Marangga (UIN) –> LULUS

4. Muhammad Taufiq (UB) –> LULUS

5. Nana Aziz (UB) –> LULUS

6. Nina Andriani (UB) –> LULUS

7. Nur Robiah (UIN) –> LULUS

8. Ridho Hudayana (UIN) –> LULUS

9. Sulthoni Muslim (UB) –> LULUS

10.Trisno Widodo (UB) –> LULUS

11. Ulifati S (UIN) –> LULUS

Selamat dan Sukses untuk Antum/Antuna, penugasan bisa diunduh diemail masing – masing.

TTD

Ketua LAK Malang

Mbah Jiwo

* urut berdasarkan abjad

Tuntut Boediono-Sri Mulyani Mundur

MALANG – Aksi teaterikal kemarin dipertontonkan aktivis KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Daerah Malang dalam demo skandal Bank Century. Dalam aksi itu, para mahasiswa mengarak Presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang diperankan seorang aktivis.

SBY yang diperankan Ridho Udayana itu, menarik tangan seorang demonstran yang mengusung poster Stop Tukar Guling Kasus. Tak terima perlakuan itu, seorang demonstran yang bernama As’ad Maulidi ganti mendorong SBY. Aksi dorong-dorongan pun terjadi dan akhirnya SBY terjatuh ke aspal.

“Indikasi tukar guling kasus antara pemerintah dengan politisi yang kadernya terjerat kasus korupsi, cukup kentara. Ini tidak boleh terjadi. Kebenaran harus tetap ditegakkan,” pinta Roby Purnawirawan, ketua KAMMI Daerah Malang, dalam aksinya di depan DPRD Kota Malang, siang kemarin.

Aksi itu juga diikuti dengan sejumlah kecaman. Seperti halnya yang tertulis dalam spanduk Maling Teriak Maling, Saatnya Sebut Nama, serta desakan menurunkan Wapres Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dari jabatannya. “Mereka yang diindikasi maling teriak maling juga. Boediono, Sri Mulyani, Raden Pardede, dan lain-lain,” ujar dia.

Para mahasiswa itu juga menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendorong sidang paripurna menyebut nama-namaya yang bertanggungjawab atas kasus skandal Bank Century. Menuntut Boediono dan Sri Mulyani mengundurkan diri.

Selain aktivis KAMMI, belasan aktivis HMI Komisiat Unisma juga menggelar aksi serupa. Aksi mahasiswa yang juga terkait dengan tindak lanjut pengusutan Bank Century itu, mendesak wakil rakyat bersikap tegas. Mereka juga meminta DPRD Kota Malang menerima aspirasi mereka dan menyampaikannya kepada DPRD RI. (yak/ziz)
sumber : Jawapos

KAMMI Sindir Anggota DPR Menutup Mata

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Malang menyindir para wakil rakyat (DPR) dengan cara menutup mata karena selama ini bertingkah laku seolah tidak terlihat oleh rakyat.

Aksi unjuk rasa dengan menutup mata tersebut digelar di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, Jatim, Selasa (2/3/2010).

“Selama ini para wakil rakyat kan pura-pura tidak tahu dan selalu mengabaikan rakyat. Bahkan, bertingkah laku yang seakan-akan tidak dilihat dan diawasi oleh rakyat,” ucap Humas KAMMI Andrik Prastiyono di sela-sela aksi.

Selain itu, KAMMI juga minta supaya para wakil rakyat yang menjadi bagian dari Panitia Khusus (Pansus) Century segera menyebutkan nama dan mengumumkan secara terbuka dalam rapat paripurna. Siapa saja yang terlibat dalam skandal Bank Century itu.

Apalagi, tegasnya, Presiden SBY sudah minta transparan kepada Pansus dalam mengungkap skandal Century sehingga untuk apa harus ditutupi, fraksi harus berani menyebut nama.

Andrik juga menyayangkan, dua fraksi di DPR tak mau menyebut nama-nama yang terlibat dalam skandal Bank Century.

“Sebagai wakil rakyat seharusnya dua fraksi tersebut transparan dalam mengungkap temuan Pansus,” ujarnya.

Dengan kondisi ini, katanya, masyarakat bisa menilai sendiri sikap partai mana yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat dan partai mana yang hanya memikirkan kepentingan pragmatis.

Dalam tuntutannya, KAMMI juga meminta agar Boediono (Wapres) dan Sri Mulyani (Menkeu) dinonaktifkan atau mengundurkan diri karena terindikasi bertanggung jawab atas skandal Bank Century.

Skandal Bank Century yang kini ditangani Pansus DPR RI itu diduga telah merugikan negara sebesar Rp 6,7 triliun melalui program dana talangan dengan dalih untuk menyelamatkan dunia perbankan dan perekonomian Indonesia.

sumber : Kompas.Com

KAMMI Menolak Politik Dagang Sapi !

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Malang menuntut Boediono dan Sri Mulyani dinonaktifkan atau mengundurkan diri karena terindikasi bertanggung jawab atas skandal Bank Century.

Tuntutan itu disampaikan melalui unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Malang, Selasa (2/3). “Kami juga mendesak Sidang Paripurna berani menyebut nama-nama orang yang bertanggung jawab atas skandal Bank Century,” kata Andrik Prastiyono, Humas Aksi.

Menurutnya, Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa yang masih malu-malu untuk mengakui ada kesalahan dalam proses Baillout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun.
“Masyarakat bisa menilai sendiri sikap partai mana yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat dan partai mana yang memikirkan kepentingan pragmatis,” katanya.. (nurqomar/B)

sumber :

PosKota

Malang – Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Malang. Dalam aksinya mahasiswa menggelar aksi tutup mata merupakan sindiran terhadap wakil rakyat yang selama ini bertingkah seperti tak terlihat oleh rakyat.

Aksi ini meminta wakil rakyat anggota Pansus Century menyebut nama dalam rapat paripurna nanti.

Sebuah spanduk besar bertulis “maling teriak maling, Pansus harus sebut nama” dibawa mahasiswa dalam aksi yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

“Presiden sudah meminta transparan kepada pansus dalam mengungkap skandal century. Untuk itu semua fraksi harus berani menyebut nama,” kata Andrik Prastiyono Humas KAMMI Malang di sela aksi, Selasa (2/3/2010).

Mahasiswa dari Fakultas MIPA Universitas Brawijaya ini menyayangkan, dua fraksi di DPR tak mau menyebut nama. Sebagai wakil rakyat seharusnya dua fraksi tersebut trasparan dalam mengungkap temuan pansus.

“Sampai kini fraksi demokrat dan PKB yang tak mau menyebut nama dari hasil temuan pansus,” tandasnya.

Sumber :

detikSurabaya.com

Tuntaskan Kasus Century !

PERS RELEASE AKSI KAMMI DAERAH MALANG MENYAMBUT SIDANG PARIPURNA DPR RI UNTUK SKANDAL BANK CENTURY

Skandal Bank Century yang telah melibatkan uang rakyat 6,7 Triliun sampai hari ini terus menjadi kasus utama di negeri ini dalam hal penegakan hukum. Inilah skandal indikasi kasus korupsi yang telah menyita perhatian seluruh masyarakat Indonesia. Saat ini pengusutan dan penyelidikan kasus ini di DPR RI oleh Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Century telah mencapai puncaknya. Dan hari ini adalah pertaruhan kredibilitas para Wakil Rakyat kita di senayan untuk menegakkan hukum yang setingi-tingginya di negeri ini. Hari ini menjadi pembuktian apakah para wakil rakyat kita dari Partai Politik yang telah kita pilih dalam PEMILU yang lalu benart-benar bisa mengemban amanah rakyat untuk mendoromg penuntasan setiap kasus korupsi yang ada di negeri ini walaupun yang menjadi pelakunya adalah para Pejabat Tinggi Negara di Indonesia.

Pada hari ini DPR RI akan memulai sidang Paripurna untuk memutuskan sikap dewan terkait skandal bailout Bank Century senilai 6,7 Triliun. Banyak pengamat mengatakan proses politik ini tidak akan mudah, karena kepentingan yang bertolak belakang dari para politisi senayan yang berasal dari partai pemerintah dan poartai oposisi. Bisa diprediksikan bahwa partai pemerintah akan berbeda sikap dengan kelompok oposisi karena kepentingan masing-masing diusung disini. Kita bisa melihat dengan seterang-terangnya sikap partai mana yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat, dan partai mana yang hanya memikirkan kepentingan pragmatisme belaka. Bahkan saat ini ada indikasi untuk terjadinya politik transaksional/dagang sapi, yaitu tukar guling kasus antara pihak partai pemerintah dengan beberapa partai yang berbeda pendapat karena beberapa kadernya terindikasi kasus korupsi. Ini tidak boleh terjadi. Kebenaran harus tetap ditegakkan setinggi-tingginya..

Melihat kondisi perpolitikan seperti ini, maka KAMMI Daerah Malang menyatakan sikap sebagai berikut :
1. Mendorong Sidang Paripurna DPR RI berani menyebutkan nama siapa saja yang bertannggung jawab atas kasus Skandal Bank Century
2. Menuntut Boediono dan Sri Mulyani dinon-aktifkan atau mengundurkan diri karena diindikasikan bertanggung jawab atas skandal Bank Century.
3. Menyerukan untuk tidak dilakukannya Politik Dagang Sapi, tukar guling kasus diantara politisi partai – politik di senayan terkait kasus bailout Bank Century
4. Menyerukan kepada masyarakat untuk tidak memilih partai yang telah jelas melindungi koruptor, orang-orang yang bertanggungjawab dan bersalah dalam skandal bailout Bank Century.

Malang, 2 Maret 2010
Ketua Umum KAMMI Daerah Malang

Roby Purnawirawan