Archive for June, 2010

“Efisienkan APBN, Jangan Buka Pintu Korupsi Baru!”

Dana aspirasi untuk daerah pemilihan (dapil) yang diusulkan anggota DPR dalam rangka pembicaraan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) 2011 menjadi perdebatan panas. Dana dapil tersebut—sesuai usulan dewan—merupakan dana transfer dari pusat (APBN) kepada daerah (APBD) berbasis pada jumlah kursi anggota di DPR.

KAMMI menganggap, keinginan DPR adanya jatah anggaran Dapil adalah akal-akal saja karena bertolak belakang dengan fungsinya. DPR cukup mengoptimalkan fungsinya sebagai sebuah kinerja yang menunjukkan kepedulian terhadap rakyat. Selain itu, terus mendorong pemerintah mengalokasikan anggaran pembangunan merata, terutama prioritas pada daerah tertinggal.

Lebih baik pemerintah mengalihkan anggaran tersebut ke program yang riil dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sedangkan DPR jalan saja sesuai dengan fungsinya melakukan fungsi pengawasan, fungsi legislasi dan fungsi anggaran.

Jadi, DPR tidak perlu mengerjakan apa yang dikerjakan eksekutif tetapi memperkuat peran dan fungsi yang menjadi representasi suara rakyat
di parlemen.

Di samping itu, DPR sebagai lembaga wakil rakyat hingga saat ini belum berhasil membersihkan dirinya sebagai lembaga yang bersih dari korupsi. Sehingga usulan dana dapil ini membuka pintu korupsi baru.

Melihat kenyataan di atas, maka KAMMI menyatakan sikap:

1. Dana Dapil melanggar konstitusi, karena sistem anggaran seperti ditentukan dalam Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara tidak memungkinkan DPR mendapatkan dana aspirasi sebesar Rp 15 miliar per orang.
2. Mendesak partai oposisi, atau yang mengaku sebagai partai oposisi, untuk bertindak tegas menjadi oposan kebijakan ini. Jangan karena ada kepentingan yang sama, lalu PDI Perjuangan juga menjadi ikut mata duitan.
3. Mendesak gerakan dan organisasi masyarakat sipil untuk melakukan aksi penolakan terhadap rencana kebijakan ini. Uang rakyat sipil jangan sampai dipolitisir dan dimanfaatkan elite parpol untuk mencari muka dan membuat celah korupsi baru.
4. Mendesak pemerintah untuk melakukan efisiensi dana APBN agar maksimal digunakan untuk kepentingan rakyat, dan menghindari potensi kebocoran. Praktek dobel anggaran, anggaran tak masuk akal dan tidak patut sering terjadi selama ini, semua itu harus diberantas!

Demikian pernyataan sikap KAMMI, semoga bisa menjadi pendorong perubahan kebijakan yang lebih baik dan berpihak rakyat.

Jakarta, 7 Juni 2010
Rijalul Imam, S. Hum., M. Si
Ketua Umum KAMMI Pusat

Sudah terlalu sering kita dipertontonkan oleh aksi kebiadaban Zionis Israel terhadap rakyat Palestina sejak pendudukan mereka terhadap bumi Palestina tahun 1946. Kita sebagai orang Indonesia, khususnya ummat Islam mempunyai banyak alasan mengapa kita harus Perduli dengan Palestina. Alasan-alasan kenapa kita harus perduli terhadap Palestina dan Memboikot Negara Zionis Israel antara lain adalah :
1. KaumMuslimin se-dunia adalah saudara Se Iman. (Q.S Al-Hujarat : 10) Sabda Rsulullah SAW: “Setiap Muslim adalah saudara bagi muslim lainya” ( H.R. Bukhari)
2. Membebaskan saudara dari kedzaliman adalah wajib, sedangkan membiarkanya mendapat laknat Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda :” Jika dia berbuat dzalim, maka kau cegah dia dari kedzaliman itu,itulah yang disebut menolongnya. Tetapi bila ia didzalimi maka wajib pula bagi yang lain untuk menolongnya terbebas dari kedzaliman itu” ( H.R : Muslim)
3. Zionis Israel Merampok wilayah kaum Muslimin (Bumi Palestina) secara nyata dan kejam. Terlalu banyak catatan sejarah pencaplokan ini sejak tahun 1946. Ini merupakan bentuk penjajahan yang nyata di dunia. Dan sebagai orang Indonesia Konstitusi kita di Pembukaan UUD 1945 telah jelas Bahwa Negar Kita menolak penjajahan di seluruh dunia.
4. Israel telah membunuh banyak nyawa kaum Muslimin tak berdosa yang merupakan warga sipil Palestina dan memproses untuk pengambil alihan dan penghancuran Masjid Al Aqsha Masjid Suci Ummat Islam. Pernah terjadi pembakaran Masjid AL-Aqsha tanggal 21 Agustus 1969 yang mendorong berdirinya Konferensi negara Islam ( OKI )
5. Israel Pelanggar Perjanjian dan Konvensi paling banyak di dunia. Jumlah resolusi perdamaian yang diabaikan oleh Israel yang difasilitasi PBB telah mencapai 69 buah. Masihkah pantas ada perjanjian / perundingan damai dengan Negara Zionis Israel?
6. Israel sumber agresor dan kerusakan di muka Bumi. Israel juga menganut standar ganda yang juga di terapkan terhadap rakyat Palestina. Israel berada di belakang Uni Eropa dan Amerika Serikat yang menolak kemenangan HAMAS secara demokratis pada pemilu bulan januari tahun 2006 di Gaza.
Banyak cara menyalurkan kepedulian dan mendukung Palestina semampu kita diari Indonesia. Salah satunya dengan cara membokiot Produk-produk dan perusahaan penyumbang dana bagi Negara Israel. Juga dengan menyalurkan harta kita untuk di infakkan bagi rakyat palestina. Dan minimal kita senantiasa mendoakan disetiap sholat kita untuk keselamatan dan Kemerdekaan Rakyat Palestina.
Sudahkah itu semua kita lakukan ..? Bantuan kita sekecil apapun sangatlah berarti bagi mereka. Sementara mereka rakyat Palestina yang hidup dalam dalam kondisi tekanan berat Zionis Israel masih sempat menunjukkan kepedulianya menyumbangkan hartanya sesuai kemampuan mereka pada saat di tanah Air kita sedang dilanda Bencana Besar Tsunami di Aceh beberapa tahun silam. Hal ini disamapaikan oleh seorang syekh dari Palestina yang datang berkunjung ke Indonesia memberikan bantuan dari rakyat palestina untuk Korban Tsunami di Aceh beberapa tahun silam.

Untuk kesekian kalinya dunia dipertontonkan secara gamblang kekejaman tentara zionis Israel. Tragedi ini terjadi pada subuh hari tanggal 31 mei 2010 kemarin. Kapal Mavi Marmara beserta 8 kapal lainya yang membawa misi kemanusiaan mengangkut ribuan Ton bantuan untuk rakyat gaza yang sedang kesulitan hidup dan mengangkut sekitar 700 relawan kemanusiaan dari berbagai negara diserang oleh tentara israel pada saat masih berada di perairan internasional menuju ke perairan Gaza. Akibatnya sekitar 17 orang dinyatakan meninggal dan puluhan lainya luka-luka. Atas tragedi ini hampir seluruh negara di dunia mengutuk keras negara Israel sebagi penjahat dunia dan meminta pertanggungjawaban atas kekajamannya ini. Begitu pula dengan PBB yang langsung mengadakan rapat darurat Dewan Keamanan ( DK ) PBB untuk mensikapi kebrutalan tentara Israel ini.
Namun pada kenyataannya negara-negara tersebut hanya bisa mengecam dan mengutuk. Bahkan PBB pun “ompong” dalam mengelurakan kebijakannya. Negara – negara arab tidak bisa berbuat apa-apa, dikarenakan Israel masih dilindungi oleh negara2 sekutunya seperti Amerika Serikat. Hingga saat ini tidak ada yang bisa menyentuh Zionis Israel atas kekejamannya terhadap misi kemanusiaan tersebut. Padahal tragedi ini jelas-jelas merupakan kejahatan kemanusiaan yang melanggar HAM dan Hukum Internasional. Hal ini bukan hanya menyangkut konflik umat Islam dengan zionis yahudi saja, akan tetapi merupakan kejahatan yang menyangkut ummat manusia. Untuk itulah kami para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahaaiswa Malang Peduli Palestina (AMMPP) menyerukan kepada masyarkat dunia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khusunya untuk menyuarakan sikap dan tuntutan sebagai berikut :
1. Mengutuk keras serangan tentara zionis israel atas kapal Mavi Marmara yang membawa misi kemanusiaan utnuk rakyat Gaza yang merupakan kejahatan Kemanusiaan dan HAM Internasioanal.
2. Penyerangan tentara israel tersebut terhadap misi kemanusiaan terjadi di perairan Laut Internasional merupakan bentuk pelecehan Zionis Israel atas hukujm Internasional.
3. Menyerukan kepada semua negara untuk menyeret Negara Zionis Israel ke Mahkamah Internasional atas kejahatan Kemanusiaan yang dilakukannya.
4. Menyerukan kepada dunia Internasional untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Negara Zionis Israel.

Malang, 6 Juni 2010
Aliansi Mahasiswa Malang Peduli Palestina

KAMMI Daerah Malang,